TUGAS
ANALISIS RANCANGAN SISTEM INFORMASI
“SISTEM INFORMASI BEROBAT”
Disusun Oleh:
1. Bangun Kartika 07.0504.0007
2. Cristianto 07.0504.0008
3. Dewi Kurniasari 07.0504.0009
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2009
Gbr. DFD Konteks Sistem Berobat Rumkit
Ø Diagram konteks tersebut menggambarkan bahwa sistem berinteraksi dengan empat terminator, yaitu Pasien, Apotek, Dokter, dan Kepala Rumkit
Ø Sistem menerima input berupa:
o Id dari Pasien
o Diagnosa dari Dokter
o Obat dari Apotek
o Kebijaksanaan dari Kepala Rumkit
Ø Sistem mempunyai output berupa:
o No. Antrian
o Data pasien
o Resep ke Apotek
o Laporan ke Kepala Rumkit
o Hasil periksa dan Obat ke Pasien
Gbr. DFD Level 0 Sistem Berobat
- Proses 1 Pendaftaran
- Pasien memberikan Inputan ke sistem berupa Identitas diri
- Outputnya adalah no. Antrian & data pasien serta laporan yang diberikan kepada Kepala Rumkit
- Data pasien disimpan di dalam file pasien yang nantinya akan digunakan pada proses 2.
- Proses 2 Diperiksa
- Identitas dan no. Antrian serta data pasien dari file pasien digunakan sebagai Inputan untuk proses diperiksa yang dilakukan oleh Dokter
- Outputnya adalah resep yang akan digunakan dalam proses 3.
- Proses 3 Resep diproses
- Resep dari proses 2 digunakan sebagai inputan yang diolah oleh Apotek
- Outputnya adalah pemrosesan resep yang telah berhasil dan menjadi obat yang akan diberikan kepada Pasien
- Sistem juga menyimpan data obat dalam file obat.
- DFD Level 1 (Periksa)
Gbr. DFD Level 1 Sistem Berobat Periksa
DFD Level 1 di atas mengembangkan dari Proses Periksa yang dilakukan oleh Pasien:
1. Pasien memberikan keluhan yang kemudian melakukan proses periksa sampai pasien mendapatkan hasil periksa dan obat
2. Pasien baru malakukan beberapa tahapan proses pendaftaran dari menginputkan data pasien hingga periksa







Tidak ada komentar:
Posting Komentar