Kamis, 16 Juli 2009
TUGAS
ANALISIS RANCANGAN SISTEM INFORMASI
“SISTEM INFORMASI BEROBAT”
Disusun Oleh:
1. Bangun Kartika 07.0504.0007
2. Cristianto 07.0504.0008
3. Dewi Kurniasari 07.0504.0009
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2009
Gbr. DFD Konteks Sistem Berobat Rumkit
Ø Diagram konteks tersebut menggambarkan bahwa sistem berinteraksi dengan empat terminator, yaitu Pasien, Apotek, Dokter, dan Kepala Rumkit
Ø Sistem menerima input berupa:
o Id dari Pasien
o Diagnosa dari Dokter
o Obat dari Apotek
o Kebijaksanaan dari Kepala Rumkit
Ø Sistem mempunyai output berupa:
o No. Antrian
o Data pasien
o Resep ke Apotek
o Laporan ke Kepala Rumkit
o Hasil periksa dan Obat ke Pasien
Gbr. DFD Level 0 Sistem Berobat
- Proses 1 Pendaftaran
- Pasien memberikan Inputan ke sistem berupa Identitas diri
- Outputnya adalah no. Antrian & data pasien serta laporan yang diberikan kepada Kepala Rumkit
- Data pasien disimpan di dalam file pasien yang nantinya akan digunakan pada proses 2.
- Proses 2 Diperiksa
- Identitas dan no. Antrian serta data pasien dari file pasien digunakan sebagai Inputan untuk proses diperiksa yang dilakukan oleh Dokter
- Outputnya adalah resep yang akan digunakan dalam proses 3.
- Proses 3 Resep diproses
- Resep dari proses 2 digunakan sebagai inputan yang diolah oleh Apotek
- Outputnya adalah pemrosesan resep yang telah berhasil dan menjadi obat yang akan diberikan kepada Pasien
- Sistem juga menyimpan data obat dalam file obat.
- DFD Level 1 (Periksa)
Gbr. DFD Level 1 Sistem Berobat Periksa
DFD Level 1 di atas mengembangkan dari Proses Periksa yang dilakukan oleh Pasien:
1. Pasien memberikan keluhan yang kemudian melakukan proses periksa sampai pasien mendapatkan hasil periksa dan obat
2. Pasien baru malakukan beberapa tahapan proses pendaftaran dari menginputkan data pasien hingga periksa







